Langkah – Langkah Mendapatkan Izin Restoran

*Klik pada tulisan bergaris bawah untuk mengisi formulir secara online.

Langkah 1 : 
Persiapkan surat-surat identitas diri atau perusahaan.

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perorangan atau badan usaha
  • Akta pendirian perusahaan 

Langkah 2
Persiapkan kelengkapan surat-surat izin bangunan dan lokasi seperti:

  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  • Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK)
  • Sertifikat atau bukti penguasaan tanah dan atau bangunan tempat usaha
  • Izin Pemanfaatan Tanah
  • Bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
  • Izin Peruntukkan Penggunaan Tanah
  • Surat keterangan domisili atau surat izin usaha dari kelurahan
  • Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dari kecamatan

Langkah 3
Pengajuan dokumen kelayakan lingkungan hidup ke badan pengendalian lingkungan daerah.

  • Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL)
  • Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL)
  • Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)

Langkah 4
Pembuatan surat izin gangguan atau Hinder Ordonantie (HO) di kelurahan atau kecamatan. Syarat umum agar surat ini dapat dikeluarkan adalah tidak adanya keberatan dari tetangga sekitar lokasi usaha.

Note : Langkah 1 sampai 4 harus dilengkapi terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya, karena akan selalu digunakan sebagai persyaratan mengajukan perizinan usaha.

Langkah 5
Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) di Dinas Perdagangan setempat.

  • SIUP Kecil untuk perusahaan dengan modal di bawah Rp 200 juta, di luar tanah dan bangunan.
  • SIUP Menengah dan Besar diberikan sesuai modal awal.
 

SIUP tidak wajib dibuat untuk:

  1. Perusahaan kecil perorangan yang hanya dikelola sendiri atau keluarga (tidak berbadan hukum), misalnya pedagang keliling, asongan, pinggir jalan/kaki lima dan lainnya.
  2. Cabang/perwakilan perusahaan yang usahanya sudah menggunakan SIUP perusahaan pusat.

Langkah 6
Pembuatan surat Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Surat ini sebagai catatan resmi tentang perusahaan dan jenis usaha di Kantor Pendaftaran Perusahaan (KPP) di Dinas Perdagangan tingkat Kapubaten/Kota.

Note :

  1. Berkas-berkas sebelumnya dibawa untuk mendaftarkan TDP.
  2. TDP berlaku 5 tahun dengan biaya pembuatan antara Rp 10.000 – Rp 250.000 dan selesai maksimal 14 hari.

Langkah 7

Pendaftaran Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) atau surat izin mendirikan restoran bisa dilakukan di satu tempat, apabila di daerah Anda terdapat PTSP, UPTSA, BPPT atau KPPT. Permohonan dilengkapi dengan persyaratan administrasi, seperti :

  • Formulir permohonan izin bermaterai Rp 6.000
  • Salinan KTP 
  • Salinan bukti bukti penguasaan tanah dan atau bangunan tempat usaha
  • Salinan gambar denah lokasi
  • Salinan Akta pendirian perusahaan (jika restoran yang dikelola mempunyai badan hukum)
  • Salinan IMB
  • Salinan SKRK
  • Salinan HO
  • Salinan NPWP
  • Salinan izin Peruntukkan Penggunaan Tanah
  • Salinan Dokumen UKL UPL atau AMDAL
 

Note :

  1. Berkas akan diperiksa dan dicocokkan dengan kondisi lapangan.
  2. Jika telah dinyatakan sesuai, pemohon membayar retribusi kepada pemerintah daerah melalui bank setempat.
  3. Untuk mendapatkan izin restoran, persyaratan umum yang harus dicantumkan adalah keterangan tidak halal apabila menu yang disajikan mengandung babi.

Langkah 8
Tunggu selama 14 sampai 30 hari hingga surat izin mendirikan restoran keluar atau TDUP dan restoran dapat beroperasi.

Langkah 9
Pendaftaran izin khusus sesuai dengan jenis usaha restoran, seperti :

  1. Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB)
  2. Surat Izin Waralaba
  3. Surat Izin Perdagangan Eskpor-Impor (untuk makanan atau minuman kemasan yang dikirim ke luar negeri, dll.)
 

Note :

  1. Restoran memerlukan izin nonformal yang berkaitan dengan masyarakat sekitar, seperti perizinan RT/RW dan kelurahan terdekat, perizinan dengan ormas-ormas terdekat dan mencantumkan pemberitahuan jika menu yang disajikan tidak halal.

Langkah 10
Pengajuan Sertifikat Laik Sehat dari Dinas Kesehatan setempat.